Cari Telur Semut, Warga Pangandaran Temukan Pohon Ganja di Lahan Milik WN Kanada

Posted by:

Ciamis Jejaknews – Polres Ciamis mengamankan empat orang di Dusun Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, terkait ditemukannya pohon ganja. Satu dari empat orang yang diamankan merupakan warga negara asing (WNA) asal Kanada.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis, AKP Darli mengatakan bahwa empat orang yang diamankan pihaknya dalam kasus penemuan pohon ganja berinisial MW (61) warga negara Kanada, IF (43), AT (52), dan AR (43) warga Pangandaran.

“Status keempat orang ini semuanya masih sebagai saksi, bukan tersangka,” kata Darli, Kamis (14/1).

Darli menyebut bahwa keempat orang itu diamankan pada Senin (11/1) pagi. Mereka diamankan setelah polisi mendapatkan informasi dari warga yang sedang mencari telur semut menemukan tiga pohon ganja di sekitar lokasi. Polisi dan Koramil setempat dibantu aparat desa ke lokasi tersebut.

“Di lokasi yang disebutkan warga, kami mendapatkan tiga pohon ganja setinggi dua meter. Namun karena diduga masih ada pohon lain, kami sepakat melakukan penyisiran di sekitar perbukitan itu. Hasilnya, kami menemukan lagi dua pohon ganja yang sudah kering dan tidak berdaun setinggi 1,2 meter,” sebutnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, lokasi penemuan ganja diketahui merupakan milik MW. Tiga orang lainnya diduga berkaitan dengan tanaman tersebut sehingga diamankan dan dibawa ke Polres Ciamis untuk diperiksa dan dilakukan penyidikan lebih lanjut bersama barang bukti pohon ganja.

Sebetulnya, diungkapkan Darli, keberadaan pohon ganja tersebut sudah diketahui sejak November 2020 saat pihaknya melakukan penyelidikan. Namun karena berharap agar pemiliknya bisa ditangkap, pihaknya tidak langsung mencabut tanaman tersebut, namun tetap melakukan pengintaian.

Di bulan November dan Desember, pihaknya disibukan dengan persiapan Pilkada serentak dan operasi lilin. Namun kemudian pada akhirnya ada warga yang sedang mencari telur semut menemukan pohon ganja di sekitar lokasi yang sedang diintai pihaknya itu.

“Lahan itu memang milik WNA, tapi belum ada bukti kalau dia pemilik dan malah mengaku tidak tahu. WNA ini memang tinggal di Pangandaran. Tanah itu didapatkan dari istri pertamanya yang meninggal dan tidak meninggalkan anak. Sekarang dia sudah menikah lagi dengan tetangganya,” ungkapnya.

Tanah milik WNA asal Kanada itu, disebut Darli memiliki luas 2,5 hektare atas nama istrinya. “Jadi sekarang untuk tersangka masih pendalaman. Empat orang yang kita amankan tidak kita tahan karena tidak ada bukti kuat, tapi semuanya wajib lapor,” tutup Darli.

**/rta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.