Dikirim dari Inggris, ,BNN Ungkap Peredaran Narkoba Berbentuk Permen Jelly

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Para orang tua diminta lebih teliti dan waspada dalam membeli jajanan untuk anak-anak. Pasalnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap peredaran narkoba yang dikemas dalam permen jelly yang dikirim dari Inggris.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, pihaknya kembali menemukan narkotika jenis baru berbentuk permen jelly. Dimana narkoba tersebut mengandung tetrahidrokanabinol atau senyawa utama dari ganja. “Jadi narkotika jenis tetrahidrokanabinol dikonsumsi dengan cara diemut. Varian ini baru sekali kita temukan di Indonesia,” katanya, Jumat (31/7).

Dari pemesanan itu, kata Arman, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap warga negara Indonesia yang memesan. Si pemesan pun diamankan bersama 60 gram narkoba jenis permen ini. “Si pemesan kini sudah berstatus tersangka dan ditahan. Kami pun masiu melakukan pemeriksaan mendalam,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan di laboratorium BNN, sambung Arman, tetrahidrokanabinol yang berbentuk jelly akan lumer saat dicerna tubuh. Bahkan, kandungan narkotika yang ada didalamnya pun tujuh kali lebih keras dibandingkan ganja. “Kalau dari narkotika jenis gorila tiga kali lebih keras, jadi cukup berbahaya,” ungkapnya.

Permen jelly narkotika itu juga, lanjut Arman, memiliki warna yang bervariasi dan terlihat seperti permen pada umumnya. Dimana yang ditemukan pihaknya, tetrahidrokanabinol berwarna kuning, hijau cerah dan ada pink. “Jadi tidak asa yang menyangka kalau ini adalah narkotika, karena bentuk yang ditampilkannya sangat menarik,” ujarnya.

Meski begitu, Arman mengaku tidak bisa menunjukan jenis-jenis narkotika yang sudah ia sita itu. Pasalnya jelly lumer dalam suhu panas sehingga harus disimpan di laboratorium. “Barang buktinya ada di laboratorium, sedang diuji untuk mengetahui efeknya ke tubuh seperti apa. Tersangkanya juga sekarang sakit, jadi tidak bisa kita hadirkan,” pungkasnya.

kus/han

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.