Penadah Motor Curian dan Pelaku Pemalsuan STNK Ditangkap Polisi

Posted by:

Bekasi Jejaknews – Sindikat penadah motor curian asal Karawang serta penyedia STNK palsu digulung Polsek Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Kasus ini terungkap dari pengembangan kasus pencurian motor sebelumnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Puji Hardi mengatakan 27 Januari 2018m tersangka pencuri motor ditangkap di Cikarang Selatan dan dikembangkan penadah motor berada di Kerawang.

“Pelaku kita dapati baru empat orang. Yang lainnya masih dalam pengejaran dan pengembangan,” jelas Puji, Sabtu (10/3) di Polsek Cikarang Utara.

Sindikat ini menerima motor hasil curian yang tersebar di Cikarang Barat,Cikarang Selatan. Pelaku yang ditangkap yaitu AR,32, MH, 31, TI, 35 dan AS alias SRBG, 33. Sedangkan pemalsu STNK adalah AS. Yang lainnya adalah penadah motor curian.

“Saya rubah STNK asli dengan cara menghapus datanya dengan pipa paralon dan amplas. Lalu di print,” kata AS.

Pengakuan AS dia mengerjakan perubahan data STNK memakan waktu 6 jam. Sehari bisa mengerjakan 2 STNK dengan upah Rp100 ribu dia mengaku baru sebulan mengerjakan orderan tersebut.

“Ini penadah dari Kerawang. Pengakuan darimana masih di kembangkan lagi. Setelah mendapatkan barang dihubungi kemudian dirubah dijual lagi,” jelas Puji.

Puji menambahkan kemungkinan barang curian tersebut di pasarkan dan diorder kan ke luar daerah Kerawang. Dia mengatakan masih melakukan pengembangan terkait pengorder dari motor curian dan STNK aspal tersebut.

Motor yang dijual dari hasil curian plus STNK asli palsu ini bervariasi. Untuk satu motor Vario dijual tanpa STNK Rp3 juta dengan STNK 4, 5 juta. Sedangkan untuk Ninja Rp4 juta sampai Rp5 juta dengan STNK Rp8 juta.

STNK asli palsu itu didapat dari rumah AS sebanyak 475 lembar.

Pelaku dikenai pasal 480, 481, dan 263 KUHP ancaman bervariasi 7, 4, tahun.

zur/zur

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.