Polisi Berpangkat Kombes Diperiksa Propam Atas Kasus Perburuan Satwa Liar TNUK

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri tengah mendalami peran oknum anggota berpangkat Komisaris Besar (Kombes) yang terlibat dalam kasus perburuan satwa langka dilindungi di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Banten. Saat ini, oknum anggota tersebut masih diperiksa intensif.

Masih kami dalami apa peran yang bersangkutan. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

Dari delapan orang yang diamankan, polisi telah menetapkan empat pelaku perburuan menjadi tersangka. Keempat tersangka juga telah ditahan oleh penyidik Polda Banten.

Sedangkan, tiga lainnya masih berstatus sebagai saksi. Oknum polisi yang ikut diamankan juga masih berstatus sebagai terperiksa di Divisi Propam Polri.

“(Empat tersangka) inisialnya H yang melakukan penembakan satwa. HH dan AB mengangkut hasil buruan. MI perannya memotong dan menguliti hasil buruan,” ucap Syahar.

Sebelumnya, petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Balai TNUK menangkap delapan pemburu satwa langka dilindungi di wilayahnya pada Minggu 2 Desember 2018.

Dalam operasi itu, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga ekor rusa timor dalam kondisi tertembak dan telah terpotong menjadi beberapa bagian.

ary/lia

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.