Gemba di NTB Pemerintah Kucurkan Dana Perbaikan Rumah Rusak 50 Juta

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Pemerintah akan mengucurkan bantuan terhadap warga yang menjadi korban gempa di NTB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan maksimal Rp 50 juta untuk perbaikan rumah rusak.

“Pemerintah beri bantuan maksimal Rp 50 juta untuk perbaikan rumah rusak. Tidak ada mekanisme pemerintah akan ganti senilai harga rumah. Berapa banyak rumah yang rusak masih didata,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/7).

Selain memberikan bantuan terhadap sejumlah warga yang rumahnya rusak, pemerintah juga meminta agar BNPB dan beberapa stakeholder terkait segera melakukan penanganan cepat.

“(Presiden) Jokowi udah di Lombok kemarin, udah perintahkan BNPB, Mensos, Menpupera pagi tadi penanganan udah terorganisiasi dengan cepat dan baik. Agar penanganan dilakukan cepat dan baik, terutama layanan kesehatan, logistik dan kebut dasar, pendidikan darurat,” ujarnya.

Selain itu, BNPB telah memberikan sumbangan terhadap Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 750 juta. Dana tersebut akan dibagi-bagi untuk mendirikan posko.

“BNPB beri dana siap pakai untuk operasi aktivasi posko sebesar Rp 750 juta untuk operasi posko, beri ke Pemda NTB, Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara dengan masing-masing Rp 250 juta,” sebutnya.

Bukan hanya uang saja yang dikirimkan oleh BNPB, melainkan juga bantuan logistik dan alat listrik lainnya atau alat untuk penerangan.

“BNPB tadi pagi udah kirim 15 ton peralatan dan logistik dengan kargo khusus untuk beri ke Lombok, terdiri dari 50 unit pengungsi, 150 tenda kluarga, 100 genset, 5.000 lembar matras,” ucapnya.

Kementerian Sosial juga mengerahkan 60 personel Tagana, mendirikan dapur umum, memberikan santunan bagi korban meninggal dunia terhadap ahli waris sebesar Rp 15 juta dan untuk korban luka Rp 2,5 juta.

“Untuk Basarnas kerahkan personel dan peralatan untuk evakuasi korban. Kemenkes terjunkan petugas kesehatan, siagakan seluruh puskesmas di lokasi, tenaga medis dan obat-obatan mencukupi untuk tangani korban gempa. TNI terjunkan 80 orang Satgas kesehatan, berangkat dengan pesawat Hercules dan tadi pagi untuk dirikan RS lapangan. Kemenpupera kerahkan alat berat, air bersih, sanitasi dan BMKG lakukan pemantauan gempa susulan,” tandasnya.

boy/try

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.