Mensos Sebut ada Wali Kota tak Tahu Penyaluran Bantuan Warga Miskin

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menceritakan beberapa kisah unik terkait penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Ada wali kota di salah satu provinsi tidak mengetahui bantuan tersebut sudah disalurkan.

Mensos menyebut ada wali kota yang sudah menduduki periode kedua, namun tak mengetahui penyaluran program tersebut. Sehingga Mensos sendiri heran saat mengetahui persoalan itu.

“Provinsinya tak perlu saya sebutkan, ada salah seorang wali kota bilang bahwa tidak pernah menerima bantuan PKH. Lalu saya jawab, ayo ikut saya kita lihat proses penyaluran,” kata Khofifah usai mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tentang Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2017 di Hotel Hermes, Banda Aceh, Jumat (29/9).

Khofifah lalu berpikir yang salahnya di mana, kenapa ada wali kota yang tak mengetahui ada bantuan tersebut. Padahal, sebutnya, dana bantuan tersebut disalurkan ke pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. Bahkan dana bantuan ini tidak masuk melalui Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten/Kota (APBK).

“Lalu saya pikir, ini ada masalah. Lalu saya buat koordinasi dengan Dinsos Provinsi maupun kabupaten/kota. Karena saya heran, ini apa Dinsos yang tidak memberitahukan kepada wali kota atau bupati? Saya tak paham,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Mensos melalui Rakorda ini berharap agar Dinas Sosial Provinsi memberikan supervisi kepada Dinas Sosial tingkat kabupaten/kota. Agar Dinsos kabupaten/kota berkoordinasi dan memberitahukan kepada walikota dan bupati mengenai adanya penyaluran bantuan PKH tersebut.

Penerima bantuan PKH pada tahun 2018 mendatang bertambah dari 6 juta menjadi 10 juta. Ada 4 juta tambahan akan didistribusikan seluruh Indonesia.

Penambahan itu berdasarkan data kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS). Validasi melalui Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT). Sehingga terdapat 4 juta tambahan bantuan PKH tahun mendatang.

Berdasarkan itu juga, sebut Khofifah, untuk di Aceh ada tambahan baru mencapai 227.000 penerima PKH di 23 kabupaten/kota. Sebelumnya hanya 153.000 penerima.

Konsekuensi bertambahnya penerima PKH. Aceh membutuhkan 1.358 tenaga pendamping. Sedangkan yang sudah ada sekarang hanya 636 pendamping, sisanya akan direkrut pertengahan Oktober 2017 ini.

boy/tri

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.