Tangani Masalah Kurang Gizi, Kemenko PMK Salurkan Dana Rp 60 Triliun ke 1000 Desa

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK), menggelontorkan dana Rp 60 triliun untuk menangani masalah stunting atau kurang gizi. Dana itu disalurkan untuk 100 kabupaten dengan total 1.000 desa.

“Tahun ini kita juga melibatkan 100 kabupaten dan 1.000 desa dengan disinergikan dengan pengentasan atau mengintervensi berkaitan dengan stunting atau kerdil atau kekurangan gizi pada anak,” ujar Menko-PMK Puan Maharani di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).

Dana tersebut dimaksudkan untuk program padat karya yang pembangunannya fokus pada penyediaan air bersih dan kesehatan. Puan menyebut dana tersebut sudah dikirimkan dari rekening pusat ke rekening kabupaten, lalu diteruskan ke rekening desa.

“Anggarannya Rp 60 triliun dengan diberikan dalam 3 tahap yang dimulai pada Februari yang akan datang, tanggal 25 Januari semua dana desa diberikan kepada kabupaten kota kalo semua kelengkapan administrasinya,” kata Puan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mengatakan 30 persen dari dana tersebut dipergunakan untuk gaji peserta padat karya. Dana akan diserahkan langsung kepada kepala desa dan diawasi oleh kementerian terkait.

“30 Persen dana desa sekarang ini harus bayar dana gaji. Kita lakukan sosialisasi masih melalui perangkat desanya di beberapa kabupaten ini kita lakukan bekerja sama dengan Kemendagri, Bappenas dan Kemenkeu melakukan sosialisasi di setiap provinsi kabupaten,” kata Eko pada kesempatan sama.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melaksanakan rapat koordinasi bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuanagan dan Bappenas, membahas Kesiapan Daerah dan Desa dalam Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Desa.

ika/evi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.