Badai Dahsyat Irma Tewaskan 14 Orang di Karibia, Kini Menuju Florida

Posted by:

Turks and Caicos Jejaknews – Penduduk Kepulauan Turks dan Caicos pada hari Kamis (7/9/2017) mengungsi karena Badai Irma, yang telah menghancurkan sejumlah pulau di Karibia.

Badai ini merupakan salah satu badai Atlantik terkuat dalam satu abad, dan menewaskan sedikitnya 14 orang dalam perjalanan ke Florida. Dengan angin sekitar 185 mil per jam (290 km per jam), badai seukuran Prancis telah menghancurkan pulau-pulau kecil di Karibia timur laut dalam beberapa hari ini, termasuk Barbuda, Saint Martin dan Kepulauan Virgin Inggris dan AS, merobohkan pepohonan dan meratakan rumah dan rumah sakit.

Angin berhembus sampai 175 mph saat Irma membasahi pantai utara Republik Dominika dan Haiti dan membawa angin topan ke Kepulauan Turks dan Caicos. Ini merupakan badai Kategori 5 yang sangat berbahaya, dan peringkat tertinggi yang disebutkan National Hurricane Center (NHC).

Irma berjarak sekitar 40 mil (65 km) selatan Turks dan Caicos dan diperkirakan akan tiba di Bahama Kamis, sebelum pindah ke Kuba dan membajak ke Florida selatan sebagai Kategori 4 yang sangat kuat pada hari Minggu, dengan gelombang badai dan banjir yang akan dimulai dalam 48 jam ke depan.

Sementara otoritas Karibia bergegas untuk mengevakuasi puluhan ribu penduduk dan wisatawan di jalur badai, sementara di pulau-pulau di belakangnya, warga lokal yang terkejut mencoba untuk memahami tingkat kerusakan sekaligus mempersiapkan badai besar lainnya, Jose, yang saat ini masuk Kategori 3 dan akan menerjang Karibia timur laut pada hari Sabtu.

“Ini adalah pertama kalinya Kepulauan Turks dan Caicos mengalami badai kategori 5, kata Virginia Clerveaux, direktur Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat. “Kami memperkirakan genangan dari curah hujan dan juga gelombang badai akan datang. Dan kita mungkin tidak bisa datang menyelamatkan mereka pada waktu yang tepat, “katanya dalam komentar yang disiarkan di Facebook.

Beberapa wisatawan yang tinggal di kepulauan Turks dan Caicos berada di hotel, seperti juga beberapa penduduk setempat. “Sekarang saya di hotel bersama keluarga saya. Ada banyak orang di hotel. Pesawat itu naik, “kata penduduk pulau Sofia Simmons, berbicara dari Royal West Indies Hotel di pulau Providenciales. Sebagian besar tempat penampungan kami penuh melebihi kapasitas. Kami harus membuka lebih banyak tempat penampungan,” ujarnya

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.