Bendungan Kenya Jebol, 44 Orang Tewas dan 40 Dinyatakan Hilang

Posted by:

Kenya Jejaknews – Sebuah bendungan ambrol dan menyapu dua desa di di wilayah perkebunan bunga di Rift Valley, Kenya. Dilaporkan korban tewas hingga Jumat (11/5/2018), mencapai 44 orang, sementara 40 orang lagi dinyatakan hilang.

“Banyak orang yang hilang. Itu adalah bencana, ”kata kepala polisi kota Rongai, Joseph Kioko.

Dilansir Washington Post, dinding bendungan jebol pada Rabu (10/5/2018) malam waktu setempat. Air bah dengan seketika menerjang rumah dan gedung, termasuk satu sekolah dasar, dan juga memutuskan jaringan listrik.

Saksi mata menyebutkan, kejadian tersebut dimulai dengan suara gemuruh keras, kemudian rumah-rumah runtuh satu per satu diterpa air.

“Kami mengambil anak-anak kami dan bergegas ke tempat yang lebih tinggi,” kata petani Joseph Maina kepada The Associated Press. Rumah mereka terendam dan hasil panen mereka hanyut tetapi tidak seperti puluhan lainnya, mereka selamat.

Hampir seluruh desa tersapu oleh lumpur dan air dari bendungan yang jebol, kata Gideon Kibunja, kepala polisi daerah yang bertanggung jawab atas investigasi kriminal. Para pejabat mengatakan rumah-rumah di atas radius hampir 2 kilometer terendam.

Petugas penyelamat terus berupaya menemukan korban hilang. Sementara itu, pejabat setempat melakukan penyelidikan terkait jebolnya bendungan tersebut.

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.