CNN Gugat Gedung Putih Terkait Kasus ‘Mic’ Jim Acosta

Posted by:

Amerika Serikat Jejaknews – Kantor berita CNN menggugat pemerintah Donald Trump atas pencabutan izin liputan terhadap korensponden Jim Acosta di Gedung Putih.

“Kami sudah meminta pengadilan untuk perintah penahanan dan segera mengembalikan akses Jim ke Gedung Putih,” tulis pernyataan resmi CNN seperti dikutip Reuters, Selasa (13/11).

Kantor saluran berita kabel yang berpusat di Atlanta itu menegaskan akan mencari bantuan hukum permanen untuk mengawal kasus pengusiran wartawan itu. CNN beranggapan tindakan hukum ini diambil untuk melawan arogansi Gedung Putih agar kejadian serupa tidak menimpa wartawan lain.

“Ini bisa terjadi pada siapa pun. Jika dibiarkan tanpa ada perlawanan untuk Gedung Putih, maka akan menciptakan efek bahaya bagi wartawan yang meliput pejabat terpilih,” tegas pihak CNN.

Pihak CNN menegaskan pencabutan akses liputan terhadap Acosta jelas melanggar hak kebebasan pers dan hak amandemen kelima.

Sebelumnya Gedung Putih mencabut akses masuk Jim Acosta, jurnalis CNN yang terlibat adu mulut dengan Presiden Trump dalam salah satu konferensi pers pada Rabu (7/11).

“Gedung Putih menangguhkan akses masuk reporter terkait sampai pemberitahuan selanjutnya,” ujar juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, sebagaimana dikutip AFP.

Tak lama setelah itu, Acosta pun mengaku tidak bisa masuk ke dalam Gedung Putih melalui kicauan di akun Twitter pribadinya.

“Saya tidak diizinkan masuk Gedung Putih. Secret Service memberi tahu saya tidak bisa masuk Gedung Putih program jam 08.00 saya,” kicau Acosta.

Pencabutan ini bermula ketika Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih untuk membahas pemilihan umum sela yang hasilnya menunjukkan Partai Demokrat menguasai Dewan Perwakilan, sementara Partai Republik mengamankan Senat.

Saat sesi tanya jawab, Acosta bertanya soal kampanye Trump yang menyebut bahwa karavan berisi imigran di perbatasan Meksiko dengan AS sebagai “invasi.”

“Karavan itu bukan invasi. Itu adalah sekelompok imigran yang dari Amerika Tengah menuju perbatasan Amerika…” ucap Acosta melontarkan pertanyaan.

Belum selesai pertanyaan Acosta, Trump langsung menjawab, “Saya pikir Anda harus membiarkan saya menjalankan pemerintahan, Anda tetap bekerja di CNN, dan jika Anda bekerja dengan baik, rating kalian akan lebih bagus.”

Ketika Acosta mencoba kembali menyampaikan pertanyaan, Trump berkata, “Sudah cukup,” sambil mengarahkan telunjuknya ke arah wartawan CNN itu.

Seorang staf perempuan yang berada di samping Acosta lantas mencoba menarik mikrofon dari tangan sang jurnalis.

Mempertahankan mikrofonnya, Acosta berkata, “Maaf, nona. Saya ingin mengajukan pertanyaan lain. Jika saya boleh bertanya, Pak Presiden, mengenai penyelidikan Rusia. Apakah Anda khawatir…”

Lagi-lagi, belum selesai Acosta bertanya, Trump langsung menjawab, “Saya tidak khawatir mengenai apa pun terkait penyelidikan Rusia karena itu hoaks. Sudah cukup, taruh mikrofonnya.”

Namun, Acosta tetap berkeras melontarkan pertanyaan mengenai penyelidikan intervensi Rusia dalam pemilu 2016 yang kini mulai menyasar sang presiden.

Trump sempat berjalan sedikit ke samping, kemudian kembali ke podiumnya dan berkata, “Saya rasa CNN akan malu memiliki wartawan seperti Anda. Anda adalah orang yang kasar. Anda seharusnya tak bekerja untuk CNN.”

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.