Hadapi Korut, Jepang-Australia Percepat Pakta Pertahanan

Posted by:

Jepang Jejaknews – Jepang dan Australia berusaha merampungkan pakta kerja sama pertahanan demi menghadapi krisis nuklir Korea Utara.

Bertemu di Tokyo, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan PM Australia Malcolm Turnbull berharap kesepakatan kedua negara yang meliputi operasi serta latihan pertahanan gabungan itu bisa segera selesai.

Sejumlah diplomat terkait menyebut proposal pakta tersebut sudah berada pada tahap finalisasi. Kerja sama militer ini akan menjadi yang pertama bagi Jepang, di mana Australia akan menjadi sekutu terdekatnya setelah Amerika Serikat.

“Kerja sama militer, jika disimpulkan, akan menjadi pilar kerja sama keamanan Jepang dan Australia,” ujar seorang diplomat Jepang sebelum perundingan kedua negara dimulai, Kamis (18/1).

Tokyo dan Canberra menganggap adalah hal vital bagi kedua negara memperkuat kerja sama militer, menyusul ketidakpastiaan situasi keamanan di kawasan terutama terkait pengembangan senjata rudal Korut.

Pilihan Redaksi

Galang Dukungan Lawan Korut, PM Jepang Tur Eropa
Paspor Jerman Kembali Jadi yang ‘Terkuat’ Tahun Ini
Trump Beri CNN Empat dari 11 ‘Fake News Awards’

Kedua negara menganggap ambisi pengembangan rudal dan senjata kimia Korut yang semakin mendekatkan dunia pada potensi perang nuklir.

Korut dilaporkan menjadi salah satu fokus utama pertemuan Abe dan Turnbull hari ini. Sebelum tiba di Tokyo, Turnbull mendesak komunitas internasional untuk memperkuat tekanannya terhadap Korut agar negara itu mau menghentikan ambisi nuklirnya.

Tak hanya Korut, ekonomi dan militer China yang terus berkembang di Asia Pasifik juga menjadi salah satu faktor pendorong Australia dan Jepang memperkuat kerja sama pertahanannya.

Mengawali kunjungannya di Jepang, Turnbull yang ditemani Abe bertandang ke sebuah kamp militer di luar Tokyo.

Selama sehari di Jepang, Turnbull juga akan menghadiri sesi khusus Dewan Keamanan Nasional, bertemu dengan sejumlah konglomerat Jepang, dan mengunjungi stasiun kereta Tokyo yang merupakan salah satu stasiun tersibuk di dunia.

“Kami mendengar PM [Turnbull] adalah penggemar berat angkutan umum,” ucap diplomat tersebut seperti dikutip AFP.

Turnbull juga akan menemui beberapa politikus Jepang lainnya guna mendiskusikan upaya pemberantasan terorisme secara umum menjelang Olimpiade 2020 di Tokyo.

Abe dan Turnbull juga dikabarkan akan membahas upaya penguatan hubungan ekonomi kedua negara, terutama dalam kerangka penandatanganan kesepakatan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP).

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.