Hari Kelima Demonstrasi di Irak, Total 94 Orang Tewas

Posted by:

Irak Jejaknews – Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak semi-resmi, yang berafiliasi dengan parlemen menyatakan jumlah korban tewas menjadi 94 orang dalam hari kelima aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Selasa lalu. Terakhir, Sabtu (5/10), aparat keamanan menembak mati 19 pengunjuk rasa.

Tak cuma itu, Komisi Tinggi HAM Irak juga mencatat hampir 4.000 orang telah terluka dalam aksi unjuk rasa warga menuntut pekerjaan, perbaikan listrik, air dan layanan lain, dan mengakhiri korupsi di negara kaya minyak ini.

Dikutip dari AP, Minggu (6/10), para demonstran Irak mendesak pemerintah dengan melakukan aksi unjuk rasa dan membakar kantor-kantor pemerintahan. Para demonstran juga mengabaikan permintaan unjuk rasa dengan tenang dari para pemimpin politik dan pemuka agama.

Kekerasan dalam menangani demonstrasi menghadirkan tantangan yang paling serius bagi negara yang dilanda konflik itu sejak kekalahan kelompok ISIS dua tahun lalu. Peristiwa ini juga memperdalam krisis politik bagi Irak yang masih berjuang dengan warisan berbagai perang yang belum selesai sejak invasi AS pada 2003.

“Sudah 16 tahun korupsi dan ketidakadilan,” kata Abbas Najm, seorang insinyur berusia 43 tahun yang menganggur dan merupakan bagian dari unjuk rasa pada Sabtu ini.

“Kami tidak takut dengan peluru atau kematian para martir. Kami akan terus berjalan dan kami tidak akan mundur.”

Bersiap untuk menahan demonstrasi, para pemimpin Irak mengadakan rapat darurat parlemen untuk membahas tuntutan para pemrotes. Tetapi mereka tidak memiliki kuorum karena boikot oleh ulama Syiah berpengaruh Muqtada al-Sadr, pemimpin blok terbesar parlemen.

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.