Laser China Diduga Mengincar Pesawat AS di Pasifik

Posted by:

Amerika Serikat Jejaknews – Seorang pejabat militer Amerika Serikat menyebut operasi udaranya di Pasifik diincar oleh laser. Setidaknya 20 insiden tecatat sejak September tahun lalu.

Juru bicara militer yang enggan disebut namanya itu mengatakan kepada CNN, Jumat (22/6), bahwa laser diarahkan ke arah pesawat AS dan sumbernya dicurigai berasal dari entitas China.

Insiden terakhir terjadi dalam dua pekan terakhir, ujarnya.

Sejumlah insiden itu tidak mengakibatkan keluhan medis maupun luka-luka, kata juru bicara tersebut. Serangan itu tampak serupa dengan yang terjadi di Djibouti, awal tahun ini, ketika penerbang militer AS terluka akibat sorotan dari pangkalan militer China.

Kementerian Pertahanan China menampik laporan media terkait insiden ini, menurut tabloid Global Times yang dikelola pemerintah. Seorang sumber di kementerian menyebut tudingan AS “tak berdasar dan dibuat-buat.”

Peristiwa terakhir semua terjadi di atas maupun sekitar Laut China Selatan, lokasi pulau-pulau sengketa seperti Senkaku atau Diaoyu yang diklaim oleh Jepang dan China.

Perairan itu dekat jalur perdagangan padat yang digunakan rutin oleh militer Jepang dan China, juga “milisi maritim” semi-otonom yang mempertahankan kepentingan China di kawasan.

The Wall Street Journal dikutip CNN melaporkan para pejabat militer tak meyakini serangan dilakukan militer China, tapi tak menepikan kemungkinan pelakunya bergerak atas nama Beijing.

Aviation Week & Space Technology mengutip juru bicara marinir AS yang mengatakan serangan itu berasal dari “serangkaian sumber berbeda, baik di darat maupun kapal nelayan.”

Soal ambisi teritorial China di perairan itu, ketegangan dengan Jepang terjadi beberapa kali di tahun-tahun terakhir.

Pada Februari lalu, Menteri Pertahanan AS James Mattis menegaskan komitmen AS mempertahankan Jepang dan pulau-pulau sengketanya.

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.