Skandal 1MDB, Rekening Tiga Anak Najib Razak Diblokir

Posted by:

Malaysia Jejaknews – Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia/SPRM) terus mengambil tindakan hukum, dalam mengusut dugaan rasuah 1MDB dilakukan mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Setelah rekening pribadi putri Najib, Nooryana Najwa, dibekukan, akun ketiga saudaranya juga dilaporkan bernasib sama. SPRM memutuskan memblokir rekening bank tiga anak Najib, yaitu Mohd Norashman Najib, Mohd Nizar Najib, dan Puteri Norlisa Najib.

Pembekuan rekening anak-anak Najib dilakukan sebagai langkah antisipasi penyidik SPRM, dalam mengusut skandal korupsi lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Hal itu sama dengan yang dilakukan oleh KPK di Indonesia ketika mengusut perkara korupsi. Hanya saja pendukung Najib mengecam keputusan itu.

“Ini tindakan yang tidak manusiawi, dan yang membuat keadaan lebih buruk lagi adalah saya diberi tahu bahwa Puteri Norlisa sedang tidak sehat dan membutuhkan akses ke rekeningnya untuk melunasi biaya perawatan medis,” tutur Partai United Malaysia National Organisation (UMNO), Lokman Noor Adam, Sabtu (7/7).

Melalui akun Facebook, Mohd Nizar mengakui rekeningnya diblokir dan mengeluh kesulitan karena hal itu.

“Rekening saya dan adik perempuan saya telah dibekukan. Bahkan tidak bisa membayar tagihan,” tutur Nizar seperti dikutip The Strait Times.

Sementara itu, di hari yang sama, Malaysiakini melaporkan bahwa rekening milik Mohd Norashman dan Puteri Norlisa juga ikut diblokir. Meski begitu, hingga kini belum ada tanggapan dari pihak kuasa hukum Najib.

Najib memiliki lima anak dari dua pernikahan berbeda. PM periode 2008-2018 itu dan sang istri, Rosmah Mansor, memiliki dua anak yakni Nooryana Najwa dan Mohd Norashman.

Rosmah juga memiliki dua anak dari pernikahan sebelumnya yakni Riza dan Azrene Soraya.

Sementara dari pernikahan sebelumnya dengan Tengku Puteri Zainah Tengku Eskandar, Najib memiliki tiga anak yaitu Mohd Nizar, Mohd Nazifuddin and Puteri Norlisa.

Dalam sidang perdana pada Rabu (4/7), Najib didakwa empat pasal berlapis mulai dari Undang-Undang Anti-Korupsi hingga pelanggaran kepercayaan karena keterlibatannya dalam korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Jika terbukti bersalah, Najib terancam hukuman maksimum 20 tahun penjara, serta denda minimal setara dengan nilai suap.

Meski telah meminta maaf kepada rakyat saat berada di ruang sidang, Najib mengaku tak bersalah atas semua tuntutan tersebut.

“Saya yakin saya tidak bersalah. Ini adalah kesempatan terbaik bagi saya untuk membersihkan nama saya setelah sejumlah tuduhan diarahkan pada saya,” ucap Najib saat penutupan sidang.

mey/nta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.