Diadang ke DPR, Massa Pelajar Lempari Polisi dengan Botol

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Petugas Polres Jakarta Timur menghalau rombongan pelajar yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI. Sebanyak 500 pelajar ini dihentikan polisi di sekitaran Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Raya Bogor, Kramatjati.

Ratusan pelajar yang diadang petugas itu awalnya melakukan perjalanan panjang (long march) dari Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Seluruhnya diketahui akan ke Gedung DPR/MPR RI untuk melakukan demo bergabung dengan mahasiswa dan pelajar lainnya yang sudah lebih dulu tiba.

Saat diperiksa, pelajar yang sebagian besar duduk di bangku SMP dan SMK tersebut berasal dari Depok, Cileungsi, Bogor, dan Sukabumi. Beruntung, tak satupun pelajar yang ketahuan membawa senjata tajam dan jenis lainnya setelah digeledah.

Saat diadang, situasi sempat memanas dan terjadi sedikit kericuhan, bahkan botol plastik turut dilemparkan ke arah polisi. Meski begitu, kepolisian yang telah mempersiapkan tembakan gas air mata menahan diri hingga mengumpulkan ratusan siswa di pinggir jalan dan sekaligus memecah gerombolan pelajar tersebut.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo turun langsung menenangkan ratusan siswa dengan memberikan minuman setelah lelah berjalan jauh dari titik kumpul di Pasar Induk Kramatjati. “Kalau kami identifikasi, ada yang dari Bogor, Cileungsi, Depok dan Sukabumi. Mereka ratusan orang memasuki wilayah Jakarta Timur yang rencana mereka mau menuju ke DPR,” katanya.

Anak-anak yang berada pada rentang usia antara 14-17 tahun tersebut diberikan pemahaman oleh Kapolres untuk tidak perlu melakukan aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan kericuhan. Pihaknya pun mengantarkan ratusan pelajar ini dengan truk untuk dipulangkan. “Sembilan truk kami siapkan untuk memulangkan mereka. Kami kawal juga dengan menempatkan anggota,” ujarnya.

kus/dar

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.