DPRD DKI Bakal Tolak Revisi Perda Soal Becak

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Pengoperasian kembali becak dinilai kemunduran kualitas transportasi ibukota. Karenanya DPRD DKI bakal menolak kebijakan tersebut.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengatakan DPRD DKI tidak akan menyetujui rencana Pemprov DKI melegalkan becak dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) No. 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. “Enggak bakalan ada becak di Jakarta. Nggak bakal terealisasi,” katanya.

Menurutnya, aturan larangan becak yang tertuang dalam Perda itu sudah tepat. Dia menyebut Jakarta sebagai Ibukota harus menerapkan transportasi angkutan massal modern serta manusiawi. Keberadaan becak akan menambah kesemrawutan ibukota. Tidak hanya itu dengan tingginya mobilitas kendaraan bermotor, becak menjadi angkutan yang rawan kecelakaan.
Prasetio mencontohkan adanya transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT) hingga MRT dan LRT Jakarta yang segera beroperasi.

“Harusnya Pemprov DKI lebih fokus mengembangkan moda transportasi yang disesuaikan dengan kebutuhan warga Jakarta dan perkembangan zaman, seperti ibu kota-ibu kota negara lainnya, jangan malah mundur,” ujarnya.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan, memberdayakan warga dengan menjadikan pengayuh becak bukan merupakan langkah yang tepat. “Seharusnya mereka bisa dialihkan menjadi satpam atau petugas kebersihan misalnya. saya kira itu lebih manusiawi,” ucapnya.

LIMA POIN DIUBAH

Gubernur DKI Jakarta telah selesai membuat rancangan revisi Peraturan Daerah 8/2007 tentang Ketertiban Umum. Ada lima poin yang diubah, empat diantaranya terkait legalisasi becak di Jakarta. Beberapa kebijakan yang melarang keberadaan becak dihapus.

Menurut Anies, becak sudah beroperasi selama 10 bulan ini. Operasional becak tersebut sudah diatur oleh Pemprov DKI. “Hanya selama ini kita tidak punya landasan hukum yang kuat. Karena itu, kita mau buat supaya pengendaliannya bisa punya landasan hukum. Sekarang enggak ada landasan hukumnya,” jelasnya.

(**)/nsa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.