Jelang Puasa Sudin KPKP Intensifkan Pengawasan Makanan di Pasar

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Menjelang bulan Suci Ramadhan, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Jakarta Selatan, lima pasar baik tradisional maupun modern yang ada di wilayah Jakarta Selatan menjadi target pengawasan.

Bahkan, dari kelima pasar tersebut petugas mengambil 316 produk sempel makanan mulai perternakan dan perikanan diambil untuk dilakukan pengujian.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP), Jakarta Selatan, Wachyuni mengakui menjelang bulan Ramadhan ini pihaknya terus mengintensifkan pengawasan makanan di pasar baik pasar tradisional maupun modern. Pengawasan ini dilakukan tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat.

“Setiap kali melakukan pengecakan ke pasar, kami mengambil sampel, begitu pula dari lima pasar yang kami cek ada sebanyak 316 sampel diambil. Dari jumlah tersebut terdiri dari 173 sampel produk pertanian, 40 sampel produk peternakan, serta 103 sampel produk perikanan,”kata Wachyuni, Sabtu (12/4).

Pasar yang menjadi target pemeriksaan ini antara lain empat pasar tradisional dan satu pasar modern. Pasar tradisionalnya yaitu Pasar Pesanggrahan, Pasar Cidodol, Pasar Pondok Indah, Pasar Kebayoran Lama. Sedangkan pasar modernnya Ranch Market Pondok Indah.

Diungkapkan oleh Kasudin KPKP, semua sampel yang diambil tersebut lolos tes dari berbagai kandungan bahan berbahaya. “Semua negatif. Lima pasar yang kami ambil sampelnya tidak mengandung bahan berbahaya. Meski begitu kami akan tetap melakukan pengecekan dengan tujuan agar tidak kecolongan,” paparnya.

Diungkapkan oleh Wachyuni pengujian sampel ini dilakukan dalam rangka kegiatan pengawasan keamanan pangan terpadu terkait produk pertanian, peternakan dan perikanan serta pangan olahan di pasar yang berada di Jakarta Selatan menjelang bulan suci ramadhan.

Dengan adanya pengawasan secara berkala ini masyarakat akan merasa aman untuk mengkonsumsi makanan baik sayur-sayuran maupun hasil ternak dan ikan, sehingga dapat meningkatkan gizi masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya monitoring terhadap pangan ini, dapat membuat pasar-pasar yang ada di wilayah Jakarta Selatan selalu menyediakan bahan pangan yang terbebas dari zat-zat berbahaya. Jadinya orang yang akan berbelanja juga akan selalu merasa aman karena produk yang tersedia dan dijual itu tidak mengandung bahan-bahan berbahaya,” harapnya.

nsa/upi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.