Polda Metro Jaya Gulung 12 Peracik Tembakau Gorila Pabrik Rumahan

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Subdirektorat I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 12 tersangka dari empat lokasi tempat kejadian perkara di Tangerang Selatan (Tangsel), Jakarta, Bandung dan Cirebon. Para tersangka meracik secara home industry (pabrik rumahan) tembakau gorila sebanyak 10 kilogram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, para tersangka ditangkap pada Kamis (26/3/2020) sampai Selasa (31/3/2020). Mereka berkomunikasi menggunakan media sosial Instagram, dan transaksi pembayaran menggunakan Bitcoin.

“Para tersangka memesan bibit atau biang canabinoid melalui medsos, pembayaran pembelian bibit canabinoid menggunakan Bitcoin. Setelah melakukan pembayaran, selanjutnya bibit canabinoid dikemas dalam bentuk kotak kardus yang dikamuflasekan dengan makanan ringan lalu dikirim ke alamat pembeli,” terang Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (3/4/2020).

Menurut Yusri, harga bibit atau biang canabinoid Rp5 juta per kilogram tersebut, dicampur dengan tembakau untuk dijadikan tembakau gorila yang siap diedarkan melalui medsos.

“Tersangka DS, RA, AS dan MI ditangkap pada Sabtu (28/3/2020) di sebuah apartemen di Tangsel, sedangkan tersangka R ditangkap di Jagakarsa Jakarta Selatan, dan DF ditangkap di Cawang Jakarta Timur,” ujar Yusri.

Selanjutnya di Bandung ditangkap tersangka R, pada Sabtu (28/3/2020), di salah satu rumah di Bandung Barat. Selanjutnya dikembangkan ke sebuah rumah, ditangkap SP, SD, DS dan AH di Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Kemudian di daerah Cirebon ditangkap satu tersangka SP, pada Sabtu (28/3/2020) di rumah kost,” kata Yusri.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

**/rza

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.