Warga Gelar Pernikahan di Tengah Banjir Rob, 2 Ribu Undangan Ditebar

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Seolah tak jadi masalah, seorang warga menggelar resepsi pernikahan di tengah genangan banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke. Ialah Haji Sanusi, warga RW 22, Pluit, Penjaringan Jakarta Utara yang nekad menikahkan putri keempatnya Mahiyatusoleha, pada Rabu (18/11/2020).

Pesta pernikahan yang digelar di kediamannya ini berjalan lancar dan cukup meriah meski air rob setinggi 30 cm, menggenangi area pelaminan.

Saat ditemui, Haji Sanusi mengatakan, banjir rob yang melanda tepat di hari pernikahan putrinya dianggap sudah menjadi resiko. Pasalnya acara resepsi pernikahan tersebut tidak dapat ditunda lantaran sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

“Sebenarnya udah dari beberapa hari lalu kena banjir. Tapi meskipun ada kejadian ini ya acaranya tetap lanjut, apapun itu namanya sudah risiko bahwa kondisi kita sudah seperti ini,” kata Sanusi yang sudah tinggal di kawasan tersebut selama 27 tahun, saat ditemui di pesta pernikahan putrinya.

Sanusi mengungkapkan, keluarga mempelai pria sebenarnya memberi pilihan kepada dirinya, agar tidak terkena banjir rob, acara resepsi pernikahan digelar di gedung. Namun, dirinya kekeh agar tetap digelar di rumah.

“Walaupun pihak besan ada keinginan untuk digelar di gedung tapi kami itu pengennya aslinya di sini (rumah). Emang mereka keberatan, namun yang namanya kedua belah pihak harus kesepakatan musyawarah, ya udahlah kita punya ini apapun yang terjadi,” jelasnya.

Sanusi membeberkan, pada resepsi pernikahan putrinya, sebanyak 2 ribu undangan telah disebar dan menajdi tamu hari ini. Tak hanya itu, pihaknya juga mengatakan telah mengundang pedangdut hits Mega Mustika pelantun lagu Hitam Bukan Putih, untuk menghibur tamu yang hadir.

“Acara sampe malem ada hiburannya juga ada artis mega mustika. Undangan 2 ribu itu pun kebanyakan tetangga-tetangga di sini,” jelasnya.

Namun, dari pantauan Poskota di lokasi, hingga pukul 17.00 WIB, artis dangdut Ibukota Mega Mustika belum tampak hadir menghibur tamu undangan.

“Intinya saya mohon doa restu aja atas terjadinya pernikahaan anak kami,” harapnya.

Salah seorang tamu yang hadir mengaku, baru kali ini menghadiri pernikahan di tengah banjir rob. “Seumur umur baru ini pesta banjir banjiran tapi seru,” ucapnya.

Dari pantauan Poskota dilokasi, rumah mempelai wanita tempat resepsi pernikahan, berada di pemukiman padat penduduk. Jalan menuju rumahnya juga berada di gang sempit cukup berliku dan sulit dilalui.

Para tamu undangan pun harus rela melepas sandal dan melipat celananya hingga sedengkul agar bisa sampai ke lokasi.

rna/won

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.