Akses Sulit, Korban Banjir di Solok Selatan Sumbar Kekurangan Makanan

Posted by:

Solok Selatan Jejaknews – Ratusan warga 3 Nagari di Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat kekurangan makanan setelah banjir merendam semua peralatan dan kebutuhan makanan. Sebab, akses ke 3 desa itu sulit.

“Sulitnya akses menuju lokasi, menjadi faktor utama sehingga bantuan belum bisa terdistribusi sampai kesana,” kata Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman kepada detikcom, Sabtu (14/12/2019).

Tiga Nagari di Kecamatan Sangir Batang Hari yang sulit diakses tersebut adalah Nagari Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling, Ulang Aling Selatan dan Ulang Aling Tengah. Total ada 700 Kepala Keluarga yang mendiami daerah itu.

Abdul Rahman mengaku sudah melihat dan mendatangi korban banjir di daerah itu sambil mengantarkan bantuan. “Untuk mencapai lokasi, kami menggunakan perahu bermotor dengan jarak tempuh lebih dua jam. Arusnya juga deras,” katanya.

Baru satu tempat yang bisa didatanginya, yakni Jorong Talantam di Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan. Ada 80 rumah di kampung itu.

“Saat kejadian, hanya ada dua rumah yang bebas dari banjir. Selebihnya, direndam banjir dengan ketinggian sampai atap rumah. Tapi sekarang sudah surut, namun warga tetap mengungsi ke tempat yang tinggi,” ujarnya.

Ia mengakui warganya tersebut kekurangan bahan makanan, karena semuanya terendam air. “Kami datang juga tidak membawa banyak bantuan, karena keterbatasan sarana dan transportasi. Tapi segera kita drop lagi,” katanya lagi.

Banjir bandang melanda empat kecamatan di Solok Selatan. Selain Sangir Batang Hari, tiga kecamatan lain yang dilanda banjir adalah Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Pauh Duo dan Sungai Pagu.

BPBD setempat mencatat satu orang tewas, 10 rumah hanyut dan tertimbun longsor serta merusak sejumlah fasilitas seperti jembatan.

jul/jul

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.