Arsul Sani Tunjukkan Bukti Dukungan Revisi UU, KPK: Jangan Mengada-ada

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menunjukkan salah satu arsip rapat bersama KPK. Namun Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut hal tersebut mengada-ada jika digunakan untuk legitimasi merevisi UU KPK.

“Kalaupun dulu sebelum pimpinan sekarang ada pernyataan seperti itu, jelas hal tersebut mengada-ada jika digunakan melegitimasi RUU KPK inisiatif DPR yang baru disepakati tahun 2019 ini,” kata Febri kepada wartawan, Jumat (6/9/2019).

“Masyarakat dapat menilai mana alasan yang dicari-cari, mana yang bisa dipertanggungjawabkan,” imbuh Febri.

Dalam arsip yang ditunjukkan Arsul Sani tertulis rapat tersebut pada 19 November 2015. KPK pada periode November 2015 masih diisi Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi. Dua nama lainnya yakni Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain.

Sementara itu, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Saut Situmorang, Alexander Marwata dan Basaria Pandjaitan baru dilantik pada kurun waktu Desember 2015. Agus Rahardjo dan Laode M Syarif menyatakan tak pernah menyetujui revisi UU KPK.

“Pimpinan KPK sudah tegas menyatakan menolak revisi UU KPK. Bahkan menemukan 9 sampai 10 poin bermasalah dalam rancangan tersebut,” kata Febri.

era/yus

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.