Aset Restoran Milik bos First Travel di London disita Kejaksaan

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Sidang tiga bos First Travel kembali digelar di Pengadilan Negeri Depok, Senin (16/4). Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan surat pengambilalihan kekuasaan Restoran Nusa Dua milik terdakwa yang berada di London.

“Kami ingin berikan surat penyitaan restoran London. Permohonan berdasarkan pasal 81 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) L Tambunan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi bernama Usya Soemiarti Soeharjono, orang yang diberi mandat mengelola restoran milik bos First Travel.

Dalam kesaksian, Usya menawarkan Andika Surachman, dan Anniesa Devitasari Hasibuan investasi di bidang restoran. Namanya Golden Days yang sudah berganti nama menjadi Nusa Dua. Nilainya mencapai Rp 10 miliar.

Tambunan menjelaskan, dalam pemeriksaan itu diketahui sebuah restoran Nusa Dua diduga dibeli dari uang para calon jemaah. Itu dananya ditransfer dari rekening sebagian penampungan PT First Travel.

“Sebagaimana telah diterangkan dari saksi pengelola yang bernama bu Usya itu mengakui dan selaku pengelola beli restoran itu dan dibuat atas namanya,” ucap Tambunan.

Dia mengatakan itu bisa disita menjadi barang bukti. “Jadi saksi selaku pengelola dan dibuat atas namanya sudah setuju memberikan kuasa kepada kita untuk penguasaan restoran itu namanya Restoran Nusa Dua,” tutup dia.

wid/ryo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.