Dalami Kasus Suap Rumah Sakit di Tegal, KPK Kembali Periksa Amir Mirza

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tersangka Amir Mirza (AMZ) atas kasus pengelolaan dana jasa pelayanan RSUD Kardinah Kota Tegal tahun 2017 dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kota Tegal tahun anggaran 2017‎.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sebelumnya Amir diperiksa pada Rabu (6/9) lalu, sebagai saksi untuk tersangka Wakil Direktur RSUD Kardinah, Cahyo Supriyadi.

“‎AMZ, pengusaha atau wiraswasta, PT Trans Benua Galaxi Utama‎ kami periksa sebagai tersangka di kasus suap Wali kota Tegal,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (13/9).

Dia mengungkapkan, penyidik nanti akan mengonfirmasi soal temuan kontrak, dokumen, hingga barang bukti elektronik yang berhasil disita penyidik dari ‎penggeledahan di Semarang maupun Tegal, Jawa Tengah.

“Iya akan ditanyakan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, KPK resmi menetapkan Wali Kota Tegal, Siti Mashita Soeparno dan Politikus Partai NasDem, Amir Mirza Hutagalung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Tegal, Jawa Tengah. Keduanya terjerat dalam tiga kasus dugaan korupsi. Adapun tiga kasus korupsi tersebut yakni terkait dugaan setoran bulanan dari Kepala Dinas (Kadis) dan rekanan proyek di lingkungan Pemkot Tegal.

Dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana jasa pelayanan ‎kesehatan di RSUD Kardinah, Tegal, KPK turut menetapkan satu tersangka lainnya yakni, Wakil Direktur RSUD Kardinah, Cahyo Supriyadi.

Diduga, Siti Masitha dan Amir Mirza menerima total uang korupsi sebesar Rp5,1 Miliar dari tiga kasus korupsi tersebut dengan jangka waktu delapan bulan sejak Januari-Agustus 2017. Uang tersebut diduga digunakan untuk pembiayaan pemenangan pasangan Siti Masitha- Amir Mirza, maju Pilkada 2018 mendatang.

riy/riy

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.