DPR Ajak Masyarakat Beri Masukan Soal Seleksi Calon Hakim Agung

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan pihaknya perlu mendapat masukan dari masyarakat dalam melakukan seleksi calon hakim agung. Masukan itu, kata dia, diperlukan untuk memilih calon hakim yang terbaik.

“Nah kita berharap pertama ada masukan dari masyarakat ya jangan sampai harapan kita nanti setelah Komisi III menentukan sikap ya menerima atau tidak menerima calon hakim agung itu baru ada reaksi dari masyarakat,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5).

Menurutnya, masyarakat bisa lebih aktif untuk menyampaikan rekam jejak para calon. Pendapat semacan itu, lanjutnya, dilakukan untuk mencegah memilih calon hakim salah.

“Kami kan perlu juga masukan yang lain misalnya Pak Hakim ini adil dalam perkara ini begitu kira-kira begitu kan kan semua sukanya gitu kan bagus juga nah itu yang kita harapkan karena kita ingin bener-bener teliti juga gitu ya,” ungkapnya.

Dalam memilih calon hakim, Komisi III, lanjut Arsul akan melihat dari segi kualitas juga. Salah satunya melalui kerangka berpikir calon hakim.

“Kualitas itukan pertama kan kita lihat dari paper, ini orang cara berpikirnya runtut apa engga ini sebagai calon hakim agung,” ucapnya.

Sebelumnya, DPR melalui Komisi III telah memulai proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon hakim agung. Setidaknya ada empat calon hakim yang diseleksi.

Empat calon itu diantaranya Ridwan Mansyur dan Matheus Samiaji untuk kamar perdata. Kemudian Cholidul Azhar untuk kamar agama dan Sartono untuk kamar TUN.

era/yus

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.