Jaksa Ungkap ‘Tradisi’ Proyek Alkes di Sidang Wawan

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Jaksa mengungkap ‘tradisi’ proyek alat kesehatan (alkes) melalui mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Pandeglang Ahmad Mursidi. Tradisi yang dimaksudkan Mursidi ialah proyek alkes milik Tubagus Chaeri Wardana.

Hal itu disampaikan jaksa saat membacakan berita acara (BAP) Mursidi yang bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

“Saya bacakan keterangan saudara ya, ya suatu saat saya baru menjadi PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang tahun 2009 sampai tahun 2011 sudah ada intervensi yang saya alami dalam melaksanakan kegiatan. Bentuk intervensi tersebut berupa pengaruh-pengaruh yang membuat saya tidak independen dalam melaksanakan tugas sebagai PPK. Seperti adanya masukan dari rekan kerja ataupun atasan saya yang menyatakan bahwa seluruh pengadaan alkes Pandeglang sudah dikuasai oleh Tubagus Chaeri wardana,” ucap jaksa KPK.

“Dan saudara Tubagus Chaeri Wardana adalah orang yang memiliki kuasa untuk mengatur komposisi pejabat dan orang-orang yang duduk di suatu jabatan. Dan apabila saya tidak mengikuti kebiasaan maka ada risiko dinonjobkan sehingga dalam melaksanakan tugas saya sekadar meneruskan tradisi yang sudah ada sebelum saya menjabat, bagaimana keterangan ini?” lanjut jaksa kepada Mursidi.

“Ya, memang seperti itu keterangan saya,” jawab Mursidi.

Jaksa bertanya maksud tradisi yang disampaikan Mursidi dalam BAP tersebut. Menurut Mursidi, tradisi itu adalah proyek Alkes milik Wawan.

“Ya istilahnya memang di Kabupaten Pandeglang seperti itu, kalau peralatan kesehatan, itu dikasih tahu proyeknya Pak Wawan,” jelas dia.

Informasi yang diperoleh Mursidi, Wawan disebut mempunyai kuasa untuk mengatur pejabat Pemprov Banten. Dia mengaku sering mendengar informasi itu dari temannya.

“Ya itu informasinya yang saya terima, ada beberapa kawan lah, seperti itu. Karena memang informasi itu ada,” tuturnya.
Baca juga:
Cerita Eks Ketua Panitia soal ‘Pesanan’ Sebelum Lelang Alkes Tangsel

Dalam persidangan ini Wawan duduk sebagai terdakwa. Wawan didakwa merugikan negara terkait pengadaan alkes di Banten dan Tangsel serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

wid/ryo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.