Jawab Petisi, Dirlantas Polda Metro Beberkan Strategi Cegah Pungli di Samsat

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo angkat suara soal petisi terkait dugaan pungli di Samsat dan Satpas SIM. Sambodo membeberkan sejumlah strategi dalam upaya mencegah praktik pungli di kantor Samsat dan Satpas di wilayah Polda Metro.

Sambodo menyebut ada lima langkah yang kini tengah digalakkan pihaknya. Langkah pertama terkait membangun sistem berbasis online untuk mengurangi praktik pungli di Satpas dan Samsat.

“Upaya pencegahan pungli di Satpas atau Samsat yang dilakukan mengurangi interaksi antarpetugas dan masyarakat yang dilayani dengan membangun sistem online berbasis IT (aplikasi SINAR untuk perpanjangan SIM, SIONDEL dan SIGNAL untuk perpanjangan STNK, e-TLE untuk tilang,” kata Sambodo dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021).

Selain itu, Sambodo menyebut fungsi pengawasan di kantor Samsat terus ditingkatkan. Sejumlah kamera CCTV telah terpasang untuk mengawasi adanya praktik pungutan liar tersebut.

Pihaknya juga membuka kotak pengaduan masyarakat. Tiap warga yang melihat adanya praktik pungli itu bisa segera melapor.

“Kita memberikan reward and punishment secara tegas bagi anggota yang kedapatan melakukan pungli,” jelas Sambodo.
Oknum Terbukti Pungli Akan Disanksi Tegas

Terkait sanksi bagi anggota yang terbukti melakukan pungli, Sambodo menyebut hal itu akan ditentukan dari pelanggaran yang dilakukan anggota tersebut. Sanksi-sanksi itu bisa mulai dari demosi hingga penurunan pangkat.

“Ada mekanisme sidang disiplin atau sidang kode etik, ada mutasi demosi, turun pangkat dan sebagainya,” jelas Sambodo.

Sebelumnya, pegiat antikorupsi Emerson Yuntho mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia meminta Jokowi membenahi praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Samsat dan Satpas.

Emerson meminta Jokowi melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap praktik pungli di Samsat dan Satpas. Dia pun mendesak Menkopolhukam dan Kapolri dilibatkan dalam pemberantasan pungli tersebut.

“Oleh karenanya kami meminta kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk membenahi Samsat dan Satpas secara extraordinary dan tidak dengan cara biasa-biasa yang telah terbukti gagal. Bapak Presiden bisa perintahkan Menko Polhukam dan Kapolri untuk bereskan masalah ini secara permanen sehingga tidak terjadi di kemudian hari,” tutur Emerson dalam keterangannya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.