Kumpul di Patung Kuda, Ribuan Massa Serukan Perdamaian Usai Insiden 22 Mei

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis (23/5). Mereka menyerukan perdamaian pasca-kerusuhan yang melanda Jakarta pada 21-22 Mei yang lalu. Akibat kerusuhan itu, 7 orang meninggal dunia.

Sejak Pukul 16.00 WIB, massa terus berdatangan hingga memutuskan melakukan buka puasa bersama di lokasi. Sebelum buka bersama, massa juga disuguhi hiburan rampak gendang dan kesenian tradisional.

Elemen masyarakat tersebut terdiri dari Emak-Emak JOS EGP, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katholik Indonesia (PMKRI).

Hadir pula, Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Forum Dai Indonesia, Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), Habaib, Santri, Kelompok Betsi Semplang dan Massa Serikat Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing perwakilan elemen masyarakat secara tertib dan berurutan menyampaikan orasinya. Mereka mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghindari tindakan anarkis baik berupa perusakan terhadap aset negara, pembakaran, maupun perusakan terhadap fasilitas publik.

“Kami bersama TNI dan Polri, kami mendukung mereka untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan tindakan inkonstitusional dan memanfaatkan kondisi politik yang sedang belum kondusif ini,” bunyi orasi Nuruzzaman selaku perwakilan Banser.

“Kami ingin masayarakat hidup dengan damai, bekerja dengan tenang, karena kita adalah sesama anak bangsa Indonesia,” tambahnya.

Massa juga menyatakan berbelasungkawa atas kejadian kerusuhan yang terjadi sebelumnya hingga merenggut korban jiwa.

“Kami berbelasungkawa terhadap para korban kerusuhan kemarin, dan kami juga yakin bahwa yang melakukan tindakan melawan hukum bukanlah massa aksi damai dari kawan-kawan kita, namun segelintir orang yang tidak menginginkan negeri ini damai,” kata Diana Murni, perwakilan dari kelompok emak-emak militan.

“Kami percaya bahwa TNI Polri pasti mampu mengendalikan keadaan ini,” imbuhnya.

Massa yang menghadiri aksi damai ini juga yakin bahwa baik pendukung pasangan capres 01 maupun 02 adalah orang-orang yang cinta damai.

“Pendukung 02, sebagaimana pendukung 01 adalah orang-orang yang cinta damai. Kami yakin mereka tidak mungkin melakukan tindakan anarkis. Kami dukung TNI dan Polri. Tidak ada tempat di negeri ini buat perusuh,” tegas Habib Bakri Assegaf.

Massa juga sepakat agar semua kerusuhan disudahi dan mendukung upaya hukum yang dilakukan oleh pasangan Prabowo Sandi yang mengajukan gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

nsa/iph

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.