Layangkan Somasi, Kapitra Desak Amien Rais Minta Maaf ke Jenderal Tito

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Mantan kuasa hukum Rizieq Shihab, Kapitra Ampera melayangkan somasi terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Kapitra meminta Amien segera mengklarifikasi pernyataannya yang meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dicopot dari jabatannya.

Kapitra menilai pernyataan mantan Ketua MPR RI itu tendensius dan tanpa alat bukti yang kuat. Ia mengultimatum Amien untuk segera meminta maaf kepada Jenderal Tito Karnavian.

“Saya kasih waktu 7×24 jam untuk meminta maaf kepada Jenderal Tito dan kepada kepolisian Republik Indonesia. Karena apa, yang disampaikan kemarin sangat tendensius dan lebih bau dari sampah. Dia mengatakan Jenderal Tito menerima aliran dana dan sebagainya tanpa bisa dibuktikan,” katanya di Posko Cemara Jalan Cemara No 19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu menambahkan jika dalam periode tersebut tidak ada klarifikasi, maka dia akan mempidanakan Amien Rais.

“Itu early warning. Kalau gak saya akan laporkan minggu depan. Saya udah sebar di video youtube. Per hari ini. Jadi Kamis depan kalau dia tak lakukan itu, kita lapor polisi,” tegasnya.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta agar Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, namun tidak merinci alasan dari permintaan tersebut. Hal itu disampaikan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018) saat akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpet.

Sehari sebelumnya melalui kuasa hukumnya Amien mengatakan kliennya akan mengungkap kasus korupsi yang mengendap di Komisi Pemberantasan Korupsi. Di saat yang bersamaan tersiar kabar dugaan Kapolri Tito Karnavian yang mendapatkan aliran dana atau suap dari pengusaha Basuki Hariman untuk perkara impor daging.

mia/ern

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.