Mojokerto Kembali Jadi Zona Merah COVID-19, Ini Penyebabnya

Posted by:

Mojokerto Jejaknews – Kota Mojokerto yang sempat menjadi zona oranye di pertengahan Juli, kini kembali menjadi zona merah COVID-19. Terdapat beberapa faktor yang membuat kota dengan tiga kecamatan ini tak kunjung bebas dari wabah virus Corona.

“Patut menjadi keprihatinan kita bersama bahwa per tanggal 28 Juli 2020 atau periode kedua di bulan Juli, Kota Mojokerto dinyatakan kembali menjadi zona merah. Artinya Kota Mojokerto masuk zona risiko tinggi penularan COVID-19,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat jumpa pers di rumah dinasnya, Jalan Hayam Wuruk, Kamis (30/7/2020).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang membuat wilayahnya kembali menjadi zona merah COVID-19. Faktor-faktor tersebut ditentukan oleh Gugus Tugas Penangan COVID-19 Nasional.

“Yaitu yang pertama jumlah kasus baru terkonfirmasi yang ditemukan sebanyak 38 kasus. Terjadi penurunan dibandingkan periode pertama di bulan Juli sebanyak 59 kasus. Tetapi penurunannya memang tidak lebih dari 50 persen,” terangnya.

Faktor kedua, lanjut Ning Ita, jumlah kasus baru probable yang ditemukan pada periode kedua Bulan Juli sebanyak 12 kasus. Menurut dia, kasus probable baru turun jika dibandingkan periode pertama Juli sebanyak 22 kasus. Hanya saja penurunannya kurang dari 50 persen.

Kasus probable artinya kondisi seseorang yang masih suspek COVID-19 dengan gejala ISPA berat, koma, hingga meninggal. Namun belum ada hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan pasien tersebut positif atau negatif Corona.

“Faktor ketiga, ada penderita confirm meninggal dua orang. Keempat, jumlah kasus probable yang dirawat di rumah sakit tidak mengalami penurunan lebih dari 50 persen. Penurunannya hanya 22,2 persen saja,” jelasnya.

**/sti

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.