Monday 30th March 2020

Polisi Sebut Muncikari Kasus Kawin Kontrak di Bogor Punya Puluhan ‘Anak’

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Bareskrim Polri menangkap satu sindikat yang menjajakan bisnis prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Polisi menyebut setiap muncikari memiliki puluhan wanita yang akan ditawarkan untuk kawin kontrak.

“Satu orang (muncikari) memiliki 20-30 orang pengikut jaringan yang siap dipertemukan dengan WNA yang membutuhkan (kawin kontrak). Satu muncikari mendapatkan beberapa perempuan yang bisa dihubungkan dengan WNA,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

Brigjen Ferdy mengatakan, dalam kasus ini, ada lima pelaku yang ditangkap, yakni Nunung Nurhayati, Oom Komariah alias Rahma, H Saleh, Devi Okta Renaldi, dan Almasod Abdulalziz. Ferdy mengungkapkan, Nunung dan Rahma adalah seorang muncikari yang kerap dipanggil ‘mamih’.

Ferdy menambahkan, Nunung dan Rahma mendapatkan anak asuh dari tempat asalnya. Dia menyebut, satu sindikat ini menawarkan pilihan paket ke turis Timur Tengah, yakni booking out (BO) dan kawin kontrak. Pelaku, lanjutnya, mendapat untung 40 persen dari tiap wanita yang disewa turis Timur Tengah.

ary/lia

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.