Ratusan Buruh Geruduk DPRD Sukoharjo Minta Iuar BPJS Tak Dinaikkan

Posted by:

Sukoharjo Jejaknews – Massa buruh menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sukoharjo siang ini. Mereka antara lain menolak premi BPJS Kesehatan yang naik sampai dua kali lipat.

Demonstran memulai aksi konvoi dari kawasan Cemani, Grogol, menuju gedung DPRD Sukoharjo, Rabu (13/11/2011). Tiba di depan DPRD, beberapa peserta melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan kesengsaraan rakyat.

Koordinator aksi, Sukarno, mengatakan kenaikan premi BPJS Kesehatan bakal semakin membebani rakyat, terutama buruh berpenghasilan pas-pasan. Dia juga mempertanyakan kualitas pelayanan kesehatannya.

“Kenaikan premi mencapai 100 persen, ini kami tidak mampu membayar. Lalu apakah dengan menaikkan premi nanti layanannya juga semakin baik?” kata Sukarno di sela-sela aksi demonstrasi.

Sukarno mengatakan kenaikan premi tersebut justru akan menambah angka kemiskinan. Peserta pun dikhawatirkan akan berbondong-bondong turun ke kelas III.

“Tentu akan semakin banyak peserta yang nunggak bayar. Peserta akan beralih ke kelas III, sehingga kebutuhan kamar kelas III membeludak. Apakah bisa menjamin pelayanan semakin baik?” ujar dia.

Selain itu, demonstran juga menyuarakan tuntutan lainnya. Yakni menolak revisi UU 13 tahun 2003 terkait penghapusan pesangon, serta meminta agar PP 78 tahun 2005 tentang pengupahan direvisi.

“Penghapusan pesangon itu sangat tidak manusiawi dan barbar. Belum lagi masalah pengaturan pensiun, penghapusan cuti haid, dan lain-lain,” pungkasnya.

**/twk

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.