Tak Lagi di KPK, Febri Diansyah Akan Bangun Gerakan Antikorupsi

Posted by:

Jakarta Jejaknews – Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memutuskan mengundurkan diri dari lembaga antirasuah tersebut. Setelah tak lagi di KPK, Febri berencana membangun gerakan antikorupsi.

“Secara pribadi, saya sampaikan juga kondisi di dalam saat ini bagi saya menjadi sedikit ruang untuk berkontribusi jadi sedikit. Jadi saya pikir akan lebih baik saya berkontribusi secara signifikan di luar sana. Tentu bersama teman-teman saya juga akan kembali ke masyarakat sipil membangun gerakan antikorupsi bersama teman-teman di luar sana,” kata Febri di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020).

Febri menyampaikan saat ini dirinya belum melamar pekerjaan lain. Dia lebih memfokuskan diri untuk tetap bisa berkontribusi memberantas korupsi dari luar KPK.

“Sampai saat ini saya belum ajukan lamaran kerja ke mana-mana. Kementerian BUMN, perusahaan dan lain-lain. Saya lebih concern pada pilihan saya bisa kontribusi lebih di luar untuk pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Febri menuturkan sejumlah rencana lain ke depan yang akan dilakukannya. Ia menyebut akan membangun kantor hukum publik yang menangani permasalahan korupsi.

“Ada rencana, ada diskusi juga dengan beberapa orang teman untuk membangun ini rencana ke depan, membangun sebuah kantor hukum publik yang concern pada advokasi antikorupsi, khususnya advokasi terhadap korban korupsi, kemudian perlindungan konsumen selain jasa hukum lainnya yang dilakukan dengan standar integritas,” tuturnya.

“Menjadi penting bagi kita untuk membangun lingkungan pengendalian agar pencegahan korupsi bisa berjalan dengan baik. Apakah itu di korporasi di BUMN di pemerintahan atau instansi yang lain. Tapi ini diskusi yang akan kami bahas terlebih dahulu,” lanjutnya.

Febri menekankan, meski nantinya sudah tidak lagi di KPK, dia akan tetap menjaga lembaga antirasuah itu dari luar. Febri ingin tetap dapat berkontribusi dalam pemberantasan korupsi.

“Yang paling utama adalah sekalipun saya keluar,saya akan tetap jaga KPK dari luar. Itu yang sudah saya lakukan sebelum di KPK dan setelah nggak ada di KPK. Supaya bisa tetap berkontribusi pemberantasan korupsi,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK. Dia meninggalkan jabatan sebagai Kabiro Humas KPK.

“Ya, dengan segala kecintaan saya pada KPK, saya pamit,” kata Febri kepada wartawan, Kamis (24/9).

Dari surat pengunduran diri yang diperoleh yang didapat jejaknews, Febri diketahui telah mengajukan pengunduran diri sejak 18 September 2020. Surat pengunduran diri Febri Diansyah itu ditujukan kepada pimpinan KPK, Sekjen KPK, dan Kepala Biro SDM KPK.

Febri mengatakan kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Kondisi itu membuat dia akhirnya memutuskan mundur.

“Kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Setelah menjalani situasi baru tersebut selama sekitar sebelas bulan, saya memutuskan jalan ini, memilih untuk mengajukan pengunduran diri dari institusi yang sangat saya cintai, KPK,” ungkapnya.

riy/nna

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.