Jadi Tersangka Korupsi Rp 1,6 M, ini Pembelaan eks Ketua PWI Sulsel

Posted by:

Makassar Jejaknews – Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel Zulkifli Gani Otto, menolak status tersangka korupsi yang ditetapkan oleh penyidik Polda Sulsel. Dia menjadi tersangka dalam kasus penyewaan aset daerah berupa lantai 1 gedung PWI di Jalan AP Pettarani, Makassar dengan kerugian negara Rp 1,6 miliar.

“Kami tidak terima kalau disebut kerugian negara karena Gubernur Sulsel saat tahun 1997 lalu, HZB Palaguna keluarkan SK bahwa menyerahkan sepenuhnya gedung PWI ke pengurus untuk dikelola, dimanfaatkan dan digunakan tanpa batas waktu. Dengan demikian, uang penyewaan tidak harus disetor ke kas daerah,” jelas Zulkifli saat dikonfirmasi, Rabu, (13/9).

SK Gubernur tahun 1997 itu, kata Zulkifli, diperkuat SK Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo tahun 2015 lalu yang memperpanjang status pinjam pakai kepada PWI Sulsel dan tidak membatalkan SK Gubernur Sulsel, Palaguna. Di dalam SK Gubernur Syahrul Yasin Limpo tidak membebankan dan mengharuskan PWI untuk membayar uang sewa. Dan tidak ada larangan menyewakan ruang press club.

Hanya saja, imbuh Zulkifli, pihaknya tidak terima dengan istilah pinjam pakai dalam SK Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

“SK Gubernur Syahrul Yasin Limpo ini telah mengubah status SK Gub Palaguna yang menyerahkan untuk digunakan dan dimanfaatkan PWI Sulsel tanpa batas waktu,” ujarnya.

Dia mengungkap, kasus ini bergulir di kepolisian karena ada mantan pengurus PWI yang tidak terakomodir sebagai pengurus baru di tahun 2015 lalu. Orang ini melapor ke polisi terkait pelanggaran berupa penyewaan aset Pemprov Sulsel oleh mantan ketua PWI Sulsel.

“Anehnya pihak Polda Sulsel menindaklanjuti hal itu,” cetus Zulkifli.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani menjelaskan, penyidik telah menetapkan mantan ketua PWI Sulsel itu, Zulkifli Gani Otto sebagai tersangka korupsi di kasus penyewaan aset negara dengan nilai kerugian Rp 1,6 miliar. Zulkifli disangkakan telah melanggar pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang Tipikor dengan ancaman pidana penjara minimal 1 tahun, maksimal 20 tahun.

ero/rta

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.