Sidang Kasus ‘Idiot’ Memanas, Hakim Tegur Pengacara Ahmad Dhani

Posted by:

Surabaya Jejaknews – Sidang musisi Ahmad Dhani yang menghadirkan saksi ahli, diwarnai tensi tinggi tim kuasa hukumnya. Akibatnya, hakim pun sempat memberikan teguran pada sikap pengacara tersebut.

Suasana tersebut berawal dari pertanyaan salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani, soal perbedaan data surat rekomendasi saksi ahli dari instansi asalnya.

Saat itu, saksi ahli yang hadir adalah Andik Yulianto, ahli bahasa bidang analisis wacana dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Ia ditanya soal, mengapa tanggal pemeriksaan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dengan surat rekomendasi dari tempatnya bernaung, berbeda tanggal.

Pengacara menjelaskan, jika ia diperiksa tanggal 18 September, sedangkan surat rekomendasi dari Unesa tertanggal 20 September. “Kenapa bisa seperti itu,” tanya pengacara bernama Alkatiri tersebut, Selasa (12/3).

Menjawab pertanyaan itu, Andik hanya mengaku lupa kapan tanggal ia diperiksa. Namun ia meyakinkan jika, saat diperiksa, dirinya sudah membawa surat rekomendasi dari kampusnya.

“Saya lupa kapan tanggal pemeriksaan, tapi saat itu saya sudah bawa surat rekomendasi,” ungkapnya.

Jawaban saksi ahli ini membuat pengacara penasaran. Ia pun kembali mencecar pertanyaan dengan tensi suara yang agak tinggi.

Melihat situasi yang kian memanas, Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono langsung menegur pengacara tersebut.

“Yang sabar lah, tensinya yang rendah lah, ini ahli,” ujarnya mengingatkan.

Sementara itu, salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian mengakui jika perdebatan tersebut berawal dari temuan salah satu pengacara terkait dengan perbedaan tanggal pemeriksaan ahli dengan surat rekomendasi yang dibawanya dari Unesa.

“Perbedaan data itu lah yang tadi kita pertanyakan,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat kasus ujaran idiot, Ahmad Dhani dijerat dengan pasal 45 ayat 1 jo 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ia kini harus menjalani masa-masa persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Ahmad Dhani mendekam di Rutan Medaeng dalam status sebagai tahanan titipan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Ia ditahan selama 60 hari karena vonis 1 tahun 6 bulan dalam kasus ujaran kebenciannya, dalam tahap banding.

sti/dno

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.