Percepat Program Vaksinasi, Satgas Covid-19 Jabar Siapkan 11.000 Vaksinator

Posted by:

Bandung Jejaknews – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 11.000 tenaga vaksinator sebagai bagian upaya percepatan program vaksinasi Covid-19. Sasaran penerima vaksin akan bertambah setelah tenaga kesehatan.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagian menyatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap II menyasar pelayan publik dan lansia. Dibutuhkan penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan pelayanan.

“Jumlah (SDM) tersebut akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan saat vaksinasi berlangsung, sekaligus penguatan pendataan melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Marion melalui siaran pers yang diterima, Jumat (19/2).

Di sisi lain, pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota sedang menyiapkan tempat vaksinasi, fasilitas pelayanan kesehatan, atau pos kesehatan. Jumlah sasaran vaksinasi tahap II di Jabar, kata Marion, mencapai 6.558.526 orang. Angka tersebut sudah termasuk kelompok lansia. Vaksinasi tahap II sendiri akan dilakukan serentak di 27 kabupaten/kota.

Meski begitu, ia mengaku belum mendapatkan angka yang pasti dari pemerintah pusat terkait alokasi vaksin Covid-19 per kabupaten/kota.

“Untuk kelompok lansia, ada tahapan skrining dengan memeriksa dan menanyakan riwayat kesehatan lansia. Lansia yang divaksin adalah lansia yang sehat ataupun lansia yang terkontrol komorbidnya,” imbuhnya.

Akselerasi Vaksinasi bagi SDM Kesehatan

Selain menyiapkan pelaksanaan vaksinasi tahap II, Pemda Provinsi Jabar mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi SDM Kesehatan.

Jumlah total sasaran tenaga kesehatan dan tenaga penunjangnya di 27 kabupaten/ kota di Jabar sebanyak 181.701 sasaran. Per tanggal 17 Februari 2021, cakupan di 27 kabupaten/kota jumlah sasaran nakes dan tenaga penunjangnya yang sudah divaksinasi dosis 1 sebanyak 157.914 sasaran (86,91 persen) dan dosis 2 sebanyak 64.285 orang (35,38 persen).

Sedangkan, dosis 1 yang ditunda sebanyak 20.804 orang (11,45 persen) dan dosis 2 yang ditunda sebanyak 2.483 orang (1,37 persen). Cakupan vaksinasi tertinggi dosis 1 berada di Kota Banjar, di mana cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 117,83 persen dan dosis 2 berada di Kota Cimahi sebesar 67,79 persen.

Marion mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menggelar vaksinasi massal. Tujuannya agar vaksinasi dengan sasaran SDM Kesehatan selesai tepat waktu.

“Percepatan vaksinasi dapat dilakukan dengan vaksinasi massal seperti yang sempat digelar beberapa waktu lalu di Poltekkes Kemenkes dan Sabuga. Pemerintah kabupaten/kota dapat bekerja sama dengan Rumah Sakit, Poltekkes, KKP, dan organisasi profesi, agar dapat menggelar vaksinasi massal,” pungkasnya.

asp/ddg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.